• Pondok Pesantren Mamba'ul Ulum

    Pondok pesantren, selain sebagai lembaga islam, juga telah membuktikan dirinya sebagai lembaga pendidikan yang memiliki peran besar dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa kedua peran tersebut telah lahir bersama dengan lahirnya pondok pesantren itu sendiri sebagai warisan Ulama Salafussholih pada permulaan islam di Indonesia ...

  • Madrasah Salafiyah Mamba'ul Ulum

    Disela aktifitas “Ta’lim wat ta’allim” para mufattis,asatidz dan santri-santri harus berperang melawan panasnya terik matahari yang seakan-akan memecah isi bumi, maka tak heranlah jika derasnya keringat mencucur diraut wajah mereka. Akan tetapi, dengan berpedoman “’ala qodri ta’ab” (imbalan atau pahala itu diukur sesuai dengan kadar kesulitan atau kepayahan) merekapun tanpa mengenal lelah dan putus asa dalam menguras ilmu yang sebanyak-banyaknya. Meskipun berbagai aral rintangan selalu nampak di depan mata. Inilah sekilas fenomena yang melukiskan jati diri sebenarnya dari MASAMU (Madrasah Salafiyah Mamba’ul Ulum)yang menggoreskan tinta emas didalamnya ...

  • Menjaga Tradisi Salafy

    Pondok Pesantren Salaf, salafi atau salafiyah adalah tipe pondok pesantren tradisional di Indonesia. Istilah salaf di sini tidak ada hubungannya dengan gerakan pembaruan Islam garis keras Wahabi yang kerap disebut dengan gerakan salafi. Beberapa ciri khas dari pesantren salaf adalah, pertama, adanya penekanan pada penguasaan kitab klasik atau kitab kuning (kutub atturats - كتب التراث )

  • Mencetak Generasi Ahlaqul Karimah

    Terbentuknya karakter atau sikap mental dan perilaku pribadi (akhlak karimah) merupakan sasaran akhir dari suatu proses pendidikan menurut Islam. Yang mana pendidikan merupakan wahana untuk mengarahkan dan mengembangkan fitrah yang sudah ada pada diri manusia semenjak dilahirkan, yang membawa potensi akal, ilmu pengetahuan serta agama yang tidak dimiliki oleh makhluk lain juga sebagai pembeda diantara keduanya. Pondok Pesantren merupakan wahana paling strategis karena merupakan modal pendidikan Islam yang berupaya mengembangkan fitrah keberagamaan dan sumber daya insani agar mampu memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran Islam dengan menekankan pentingnya moral keagamaan sebagai pedoman perilaku sehari-hari ...

Pondok Pesantren Salaf

Pondok Pesantren Salaf, salafi atau salafiyah adalah tipe pondok pesantren tradisional di Indonesia. Kebalikan dari pesantren salaf adalah ponpes modern (kholaf, ashriyah). Istilah salaf di sini tidak ada hubungannya dengan gerakan pembaruan Islam garis keras Wahabi yang kerap disebut dengan gerakan salafi.

Beberapa ciri khas dari pesantren salaf adalah, pertama, adanya penekanan pada penguasaan kitab klasik atau kitab kuning (kutub atturats - كتب التراث ).

Kedua, masih diberlakukannya sistem pengajian sorogan, wetonan, bandongan dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) santri.

Ketiga, saat ini walaupun pesantren salaf memperkenalkan sistem jenjang kelas--disebut juga dengan sistem klasikal--namun materi pelajaran tetap berfokus pada kitab-kitab kuning alias kitab klasik.

Keempat, secara umum hubungan emosional kyai-santri di pesantren salaf jauh lebih dekat dibanding pesantren modern. Hal ini karena kyai menjadi figur sentral: sebagai edukator karakter, pembimbing rohani dan pengajar ilmu agama.

Kelima, materi pelajaran umum seperti matematika atau ilmu sosial tidak atau sangat sedikit diajarkan di pondok salaf.

Keenam, pondok salaf yang murni tidak memiliki lembaga pendidikan formal SD/MI MTS/SMP SMA/MA apalagi perguruan tinggi yang kurikulumnya berada di bawah pemerintah via Kemdiknas/Diknas atau Kemenag/Depag. Kalau ada sekolah dengan jenjang MI, MTS dan MA biasanya memakai kurikulum sendiri. Sekolah semacam ini disebut dengan madrasah diniyah atau madin.

Di antara pesantren salaf terkenal yang tetap mempertahankan sistem salaf dan masih memiliki banyak santri (tiga ribu lebih) adalah Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, Pondok Pesantren Langitan Tuban, Pondok Pesantren Lirboyo Kediri semuanya berada di Jawa Timur.

0 komentar:

Posting Komentar